Atlesta Secret Party 2014

Program Kesegaran Jasmani

Soon, Sekarat & Primitive Chimpanzee On Cassette

Out Now, Stolen Visions “They Make Me Stronger”

Apa Itu Lumbung Tinta?

lumbungtinta:

image

Apa?

Lumbung Tinta merupakan sesi karya di Angsaruka Media. Kanal ini bergerak pada disiplin ilmu kesusastraan dengan program mengapresiasi karya-karya para penulis muda yang menyadari perihal berkembangnya cyber sastra. Memberikan ruang publik yang cukup bagi para penggiat sastra dalam proses distribusi karya-karya yang mungkin sebelumnya cukup berakhir sebagai penghias folder-folder My Computer; atau tidak cukup berani diserahkan kepada penerbitan yang lebih konvensional.

Read More

Answer Sheet rilis klip “A Love Beach, Sadranan”

Selepas rilisnya album perdana tahun 2013 silam, akhirnya Answer Sheet, trio pop asal Jogja, merilis video clip dari lagu “A Love Beach, Sadranan”. Answer Sheet yang kini beranggotakan Ogi (Ukulele, Vokal), Suryo (Gitar), dan Abi (Bass) menggandeng Fluffy Videos sebagai director dalam pembuatan video klip berdurasi 4 menit ini. 

Lagu “A Love Beach, Sadranan” sendiri merupakan single dari album perdana Chapter I : Istas Promenade rilisan awal tahun 2013 lalu. Klip perdana dari Answer Sheet ini dikerjakan di Pantai Sadranan di Kabupaten Gunung Kidul, yang juga merupakan latar tempat dalam lagu tersebut.

Answer Sheet juga tengah mempersiapkan materi dan akan direkam Desember mendatang.

LINK VIDEO : https://www.youtube.com/watch?v=e0ZDwfSxyrE

Cast :

Latan Rizky

Devalana Musolini

Celli

Directed, Shot & Edited by Fluffy Videos

http://fluffyvideos.weebly.com/

http://www.answersheet.co.nr/

http://www.twitter.com/answer_sheet

Megatruh Wakili Indonesia di Music Alliance Pact

Tak banyak omong. Belum juga genap satu tahun namanya mengambang ke permukaan, silih berganti kabar menggembirakan datang dari kuartet pria yang tergabung dalam grup musik Megatruh. Setelah tanpa basa-basi mencuri perhatian lewat album kompilasi dan tourshow Aku Lagi bersama Frank! Dan Young Savages, kini track Annelies andalan Megatruh secara mengejutkan mewakili Indonesia dalam Music Alliance Pact.

Apa itu Music Alliance Pact?

Music Alliance Pact atau yang biasa disingkat MAP, merupakan sebuah kolaborasi dari blog-blog musik dari 34 negara dimanamasing-masing negara mengkurasi satu lagu baru potensial yang kemudian disertakan dalam sebuah kompilasi.

Kita patut berbangga pada Megatruh, pasalnya band yang menyebut genre mereka post-popular ini telah memberikan asa baru kepada generasi muda Indonesia. Megatruh telah berhasil mengikuti jejak band-band ternama seperti Burgerkill,SarasvatiJirapahCupumanikWhite Shoes And The Couples CompanyRumah Sakit dan beberapa lainnya yang terlebih dahulu mewakili Indonesia dalam daftar Musik Alliance Pact edisi sebelumnya.

Band yang dapat dijumpai di twitter lewat akun @MGTRH ini telah mencuri telinga dari para redaksi Deathrockstar yang bertindak sebagai kurator Indonesia dalam MAP. “Kasar dan mentah namun solid, membuat kami tidak berfikir banyak untuk melepaskannya ke 21 negara sekaligus”, ujar tim redaksi Deathrockstar dalam web nya.

Megatruh kali ini akan bergabung dengan dua puluh satu negara lainnya dalam Music Alliance Pact. Sebagai band pertama dari kota Malang yang mewakili Indonesia dalam MAP, Megatruh berharap akan banyak lagi nama-nama band dari sisi timur pulau Jawa yang bisa menerobos masuk ke dalam daftar Music Alliance Pact. Kompilasi ini sendiri telah bebas unduh per tanggal 15 Oktober 2014. Dan tentu saja tersebar luas di seluruh negara partisipan Music Alliance Pact.

Music Alliance Pact bulan ini dapat kalian simak dan download di website: http://www.deathrockstar.club/mapoct14/ .

Untuk basa-basi dengan Megatruh dapat dengan melihat tautan ini:

wahanabumimegatruh.tumblr.com

Hilman, 2014

The Great Escape - Atlesta Secret Party 2014 Rules

The Great Escape - Atlesta Secret Party 2014 Rules: http://youtu.be/8S3ST58XxV8

www.atlesta.com

angsaruka:

Sebelum kalian membaca artikel ini,pastikan umur anda sudah menginjak tujuh belas tahun ke samping!!
Kenikmatan dan kepuasan identik dengan kata masturbasi. Berawal dari keganasan nafsu yang tersiar melalui audio maupun visual. Tahap kedua dilanjutkan dengan perenungan yang diselimuti rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang terbakar. Tahap ketiga proses dimulainya pemanasan dengan melakukan aksi-aksi untuk menggapai erupsi. Proses keempat adalah momen dimana nafsu mulai tak terkendali dan membabi buta. Aksi brutal dan liar pada momen ini biasanya sering terjadi. Akhir dari semua tahap adalah erupsi atau ejakulasi, dimana helaan nafas panjang terdengar lantang memberi sinyal kobaran nafsu yang mulai terkendali di tengah kelelahan fisik namun terasa puas dan nikmat.
Jangan mulai ke lima momen tersebut saat ini, baca laporan ini terlebih dahulu!!
Semua momen yang mungkin akan menuai pro dan kontra di antara kalian para pembaca. Semata-mata tulisan ini beredar hanya karena minimalnya ide atau hanya masturbasilah kata yang pas untuk menggambarkan acara AkuPulangTour. Acara ini sendiri telah sukses terselenggara di Houtenhand pada tanggal 21 September 2014 silam.
AkuPulangTour, sebuah pesta penutupan dari petualangan tiga band asal kota Malang yang tergabung dalam satu kompilasi bertajuk AKULAGIKOMPILASI. Frank!, Young Savages dan Megatruh, mereka telah menyelesaikan serangkaian tour Jawa Timur yang mereka beri nama AkuLagiTour. Kepulangan dan penutupan tour ini tentunya tidak akan mereka buat sederhana, apalagi tujuan akhir dari tour mereka adalah kota dimana ke tiga band ini dilahirkan, Malang. Berikut bagaimana proses masturbasi terjadi saat AkuPulangTour.
Ovi (Kobra) diberi mandat untuk memimpin kegiatan masturbasi di acara AkuPulangTour. Memulai acara dengan terlebih dahulu memberi sapaan kepada semua pengunjung di Houtenhand; bertahap Ovi mulai memanaskan mesin pertunjukkan. Tahap pertama, band yang diberi kepercayaan untuk membuka acara AkuPulangTour adalah The Pronks. Band bergenre Rock&Roll Blues ini merupakan grup pendatang baru yang berhasil menyita banyak perhatian dari pengamat dan penikmat musik kota Malang. Performa tiga pemuda sarat talenta dimulai. Penyuguhan alunan musik blues yang kental dengan diselimuti suara distorsi renyah sukses mebawa penonton bernyanyi dan bergoyang. Sebagai penampil pertama, The Pronks sukses menyulutkan kobaran nafsu ganas pemirsa yang hadir.

Tahap kedua, juga seorang pendatang baru. Kali ini dari kota Surabaya bergenre post-rock, Tuan Tanah. Permainan musik dengan nuansa tenang dan tentram dipadatkan oleh perpaduan gema Synthesizer yang begitu padu membuat raga terbawa ke ufuk perenungan yang amat dalam. Awal dari rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang begitu menggebu sengaja mereka kreasikan menjadi dingin demi semakin mendukungnya suasana bermasturbasi.

Tahap ketiga, awal dari penampilan salah satu amunisi band  AkuLagiTour. Mereka adalah Young Savages. Tampil dengan dandanan rapi parlente disertai taburan mawar merah menghiasi panggung, menegaskan kesan elegan pada musik yang mereka usung. Membawakan enam buah lagu, Young Savages sukses membuat penonton ikut bernyanyi terus menerus tanpa henti. Mereka menyuguhkan penampilan luar biasa pada malam itu. Aksi-aksi untuk memulai proses menggapai erupsi.

Tahap keempat, tahap dimana nafsu mulai tidak terkendali dan membabi buta serta melakukan aksi brutal dan liar. Momen dimana seruan untuk mengajak penonton yang sudah tidak sabar untuk melakukan erupsi. Frank!, band bergenre garage yang juga menjadi salah satu amunisi band di AkuLagiTour ditugaskan untuk mengemban momen ini. Alunan musik liar dan menggebu menjadi ciri khas gaya permainan Frank!. Suasana pecah dan gila berhasil mereka ciptakan malam itu. Penonton pun tak kalah antusias dengan kegilaan yang dibuat oleh vokalis Frank!. Mereka benar-benar energik dan keren. Enam song-list yang pas dengan kegilaan yang mereka ciptakan.

Tahap terakhir, akhir dari semua tahap masturbasi. Puncak dari acara AkuPulangTour menampilkan satu amunisi terakhir yang dimiliki oleh AkuLagiTour, Megatruh. Band bergenre noise eksperimental ini menyuguhkan suasana musik dengan didukung dekorasi yang begitu mencekam dan menakutkan. Membawa properti pemanggil setan, mereka berhasil membuat penonton yang mengalami kelelahan sigap kembali penasaran dengan penampilan Megatruh. Benar saja, Megatruh menyuguhkan penampilan yang sungguh menakjubkan malam itu. Mulai dari pembacaan puisi oleh seorang pria yang berdandan layaknya aktor The Crow, penembang wanita yang ditugaskan bernyanyi layaknya penyanyi sinden hingga penampilan gila para personil Megatruh layaknya orang kesurupan. Alunan lagu yang begitu tenang dari Megatruh membuat penonton mengakhiri kegiatan masturbasi. Penonton pun melakukan erupsi atau ejakulasi serta menghela nafas panjang dengan lantang. Kobaran nafsu sudah bisa dipadamkan di tengah kelelahan fisik yang melanda, namun terasa sangat puas dan nikmat.
Hilman, Gaharu, 2014.

angsaruka:

Sebelum kalian membaca artikel ini,pastikan umur anda sudah menginjak tujuh belas tahun ke samping!!

Kenikmatan dan kepuasan identik dengan kata masturbasi. Berawal dari keganasan nafsu yang tersiar melalui audio maupun visual. Tahap kedua dilanjutkan dengan perenungan yang diselimuti rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang terbakar. Tahap ketiga proses dimulainya pemanasan dengan melakukan aksi-aksi untuk menggapai erupsi. Proses keempat adalah momen dimana nafsu mulai tak terkendali dan membabi buta. Aksi brutal dan liar pada momen ini biasanya sering terjadi. Akhir dari semua tahap adalah erupsi atau ejakulasi, dimana helaan nafas panjang terdengar lantang memberi sinyal kobaran nafsu yang mulai terkendali di tengah kelelahan fisik namun terasa puas dan nikmat.

Jangan mulai ke lima momen tersebut saat ini, baca laporan ini terlebih dahulu!!

Semua momen yang mungkin akan menuai pro dan kontra di antara kalian para pembaca. Semata-mata tulisan ini beredar hanya karena minimalnya ide atau hanya masturbasilah kata yang pas untuk menggambarkan acara AkuPulangTour. Acara ini sendiri telah sukses terselenggara di Houtenhand pada tanggal 21 September 2014 silam.

AkuPulangTour, sebuah pesta penutupan dari petualangan tiga band asal kota Malang yang tergabung dalam satu kompilasi bertajuk AKULAGIKOMPILASI. Frank!, Young Savages dan Megatruh, mereka telah menyelesaikan serangkaian tour Jawa Timur yang mereka beri nama AkuLagiTour. Kepulangan dan penutupan tour ini tentunya tidak akan mereka buat sederhana, apalagi tujuan akhir dari tour mereka adalah kota dimana ke tiga band ini dilahirkan, Malang. Berikut bagaimana proses masturbasi terjadi saat AkuPulangTour.

Ovi (Kobra) diberi mandat untuk memimpin kegiatan masturbasi di acara AkuPulangTour. Memulai acara dengan terlebih dahulu memberi sapaan kepada semua pengunjung di Houtenhand; bertahap Ovi mulai memanaskan mesin pertunjukkan. Tahap pertama, band yang diberi kepercayaan untuk membuka acara AkuPulangTour adalah The Pronks. Band bergenre Rock&Roll Blues ini merupakan grup pendatang baru yang berhasil menyita banyak perhatian dari pengamat dan penikmat musik kota Malang. Performa tiga pemuda sarat talenta dimulai. Penyuguhan alunan musik blues yang kental dengan diselimuti suara distorsi renyah sukses mebawa penonton bernyanyi dan bergoyang. Sebagai penampil pertama, The Pronks sukses menyulutkan kobaran nafsu ganas pemirsa yang hadir.

Tuan Tanah

Tahap kedua, juga seorang pendatang baru. Kali ini dari kota Surabaya bergenre post-rock, Tuan Tanah. Permainan musik dengan nuansa tenang dan tentram dipadatkan oleh perpaduan gema Synthesizer yang begitu padu membuat raga terbawa ke ufuk perenungan yang amat dalam. Awal dari rasa gundah dan gelisah akan nafsu yang begitu menggebu sengaja mereka kreasikan menjadi dingin demi semakin mendukungnya suasana bermasturbasi.

Young Savages

Tahap ketiga, awal dari penampilan salah satu amunisi band  AkuLagiTour. Mereka adalah Young Savages. Tampil dengan dandanan rapi parlente disertai taburan mawar merah menghiasi panggung, menegaskan kesan elegan pada musik yang mereka usung. Membawakan enam buah lagu, Young Savages sukses membuat penonton ikut bernyanyi terus menerus tanpa henti. Mereka menyuguhkan penampilan luar biasa pada malam itu. Aksi-aksi untuk memulai proses menggapai erupsi.

Frank!

Tahap keempat, tahap dimana nafsu mulai tidak terkendali dan membabi buta serta melakukan aksi brutal dan liar. Momen dimana seruan untuk mengajak penonton yang sudah tidak sabar untuk melakukan erupsi. Frank!, band bergenre garage yang juga menjadi salah satu amunisi band di AkuLagiTour ditugaskan untuk mengemban momen ini. Alunan musik liar dan menggebu menjadi ciri khas gaya permainan Frank!. Suasana pecah dan gila berhasil mereka ciptakan malam itu. Penonton pun tak kalah antusias dengan kegilaan yang dibuat oleh vokalis Frank!. Mereka benar-benar energik dan keren. Enam song-list yang pas dengan kegilaan yang mereka ciptakan.

Megatruh

Tahap terakhir, akhir dari semua tahap masturbasi. Puncak dari acara AkuPulangTour menampilkan satu amunisi terakhir yang dimiliki oleh AkuLagiTour, Megatruh. Band bergenre noise eksperimental ini menyuguhkan suasana musik dengan didukung dekorasi yang begitu mencekam dan menakutkan. Membawa properti pemanggil setan, mereka berhasil membuat penonton yang mengalami kelelahan sigap kembali penasaran dengan penampilan Megatruh. Benar saja, Megatruh menyuguhkan penampilan yang sungguh menakjubkan malam itu. Mulai dari pembacaan puisi oleh seorang pria yang berdandan layaknya aktor The Crow, penembang wanita yang ditugaskan bernyanyi layaknya penyanyi sinden hingga penampilan gila para personil Megatruh layaknya orang kesurupan. Alunan lagu yang begitu tenang dari Megatruh membuat penonton mengakhiri kegiatan masturbasi. Penonton pun melakukan erupsi atau ejakulasi serta menghela nafas panjang dengan lantang. Kobaran nafsu sudah bisa dipadamkan di tengah kelelahan fisik yang melanda, namun terasa sangat puas dan nikmat.

Hilman, Gaharu, 2014.

Soloensis Release Single “Tak Lagi Sejati”

kenyang kumengenyam apa yang disebut tipu daya
pekat berserikat untuk penipuan belaka ( tak lagi sejati )
manusia-manusia sibuk dengan lupa dirinya
hidup sengsara di tanahnya yang sangat mulia ( tak lagi sejati )
ingin berilmu, kau dibodohi, dikatanya politik, kau dibohongi
masalah teologi, kau didustai
hingga akhirnya nanti kan lupa diri, tak tahu yang terjadi
manusia menuai zamannya, sedang iblispun tertawa
manusia terbuai zamannya, sedang iblispun tertawa
maka mencari guna diri, untuk setelah mati
berlaku manusiawi, memilih yang hakiki
menempuh jalan sunyi, jauh dari duniawi
mengingat akan diri, tuk cari yang sejati


Tentang tak lagi sejati, teks di atas (lirik tak lagi sejati) adalah simpul – simpul dari
akumulasi apa yang saya dan kami alami ketika selalu terbenturnya antara yang kami tempuh
di dunia akademi (pengetahuan teori) dengan yang terjadi di realita kehidupan , itu
karena pengetahuan teori yang semua di adaptasi dari bukan potensi Negara ini sendiri, dan
tak pernah belajar dari sejarah asli tanah yang sejatinya mulia ini. Kearifan asli sudah di
habisi, dikubur, terpenjarakan, dan susah untuk muncul kembali. Maka yang tersisa adalah
perserikatan yang menjerumuskan, kekayaan akan miskinnya jati diri,
Dan lupa janji hidup. Tersisalah kami di sisi yang lain, sisi sunyi di jalan hidup ini, disitulah
tempat kami untuk melihat para tak lagi sejati, disitu pula kami membina agar tetap bernafas
panjang dalam mencari kesejatian.


Single yang berjudul “Tak Lagi Sejati” adalah salah satu bagian dalam materi album Self
Titled Soloensis, dan album Self Titled ini akan kami rilis di bulan Oktober 2014. Bersamaan
dengan rilisnya single Tak Lagi Sejati, kami membawa berita kompilasi album dengan
metode perekaman menggunakan smartphone yang sedang dalam penggarapan bersama
beberapa teman band scene indie Kota Solo dan akan dirilis pada akhir tahun ini, tepatnya
dibulan Desember. Dengan segala kerendahan hati kami, Single Tak Lagi Sejati kami rilis
SAH dan bisa didengarkan serta dinikmati di link soundcloud (klik)